Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian

Waspadai! Bahaya Terlalu Sering Menghirup Aroma Kotoran Kucing

Kutus Kutus – Memelihara kucing di rumah memang menyenangkan. Selain dapat dijadikan teman bermain, hewan tersebut juga bisa bantu melepas penat dan stres yang Anda rasakan.

Namun, ada yang perlu diperhatikan apabila Anda memelihara kucing di rumah. Hal ini terkait dengan kotoran dan urine hewan tersebut, yang ternyata dapat menimbulkan bahaya bila aromanya terus-menerus Anda hirup.

Dijelaskan oleh dr. Reza Pahlevi Sp.A, kotoran kucing mengandung sisa metabolisme dan pencernaan.  Apabila tak sengaja menyentuh kotoran kucing dan tidak mencuci tangan setelahnya, Anda berisiko terpapar spora toksoplasma.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu waspada dengan aroma kotoran kucing. Menurut dr. Reza, kotoran tersebut menyimpan sisa-sisa gas beracun yang jika dihirup terlalu sering atau lama bisa mengganggu kesehatan Anda.

Faktanya, kotoran kucing yang tidak dibersihkan secara teratur bisa menyebabkan penumpukan gas amonia. Ini adalah gas yang terbuat dari kombinasi nitrogen dan hidrogen.

Berdasarkan dr. Devia Irine Putri, menghirup gas amonia yang menyengat di dalam ruangan tertutup dan dalam jangka waktu lama bisa memicu keluhan pada saluran pernapasan.

“Risiko tersebut utamanya dimiliki oleh orang-orang yang punya riwayat gangguan pernapasan, seperti asma, dan sesak napas pada penderita bronkitis atau PPOK,” jelas dr. Devia.

Selain yang dijelaskan dr. Devia, ada pendapat lain yang mengatakan bahwa mencium bau kotoran kucing juga dapat menyebabkan mual dan sakit kepala. Dalam jangka waktu lama, aroma tidak sedap tersebut bahkan dikatakan mampu meningkatkan risiko bronkitis, pneumonia, dan kerusakan fungsi paru-paru.

Tips Mencegah Bahaya Bau Kotoran Kucing

Tidak ingin mengalami bahaya mencium bau kotoran kucing seperti yang dijelaskan sebelumnya? Jika memang demikian, berikut ini beberapa hal yang perlu Anda lakukan:

1. Bersihkan Kandang Setiap Hari

Cara terbaik untuk mengurangi bau kotoran kucing adalah dengan membersihkan kandang dan kotak pasir tempat hewan tersebut buang air, setidaknya sekali atau dua kali dalam sehari.

Selain membuang kotoran dan mengganti pasirnya, Anda juga perlu mencuci bersih kandangnya agar terbebas dari debu. Hal ini penting dilakukan, terutama jika Anda mengidap penyakit asma.

2. Cuci Tempat Pasir Kucing

Anda juga perlu membersihkan wadah yang menjadi tempat pasir kucing buang air menggunakan sabun dan air mengalir. Lakukan ini secara berkala, paling tidak beberapa hari sekali.

Jangan lupa gunakan sarung tangan untuk melindungi Anda dari kuman berbahaya yang menempel di benda tersebut.

Setelah kotak pasir selesai dibersihkan, pastikan untuk mengeringkannya dengan sempurna sebelum kembali diisi dengan pasir. Hal ini untuk memastikan kotak pasir tidak lembap sehingga berjamur.

3. Ganti Kandang Kucing Setahun Sekali

Ganti kandang kucing yang Anda miliki setidaknya satu tahun sekali. Pasalnya, kucing sering menggoreskan kukunya pada kandang dan membuat lubang kecil yang mungkin luput dari perhatian Anda saat membersihkannya.

Lubang tersebut dapat menjadi tempat bagi kuman untuk bersembunyi dan berkembang biak.

4. Sediakan Kotak Pasir Cadangan

Kucing biasanya tak ingin buang air apabila kotak pasir yang Anda sediakan telah dipenuhi oleh kotorannya. Karena itu, pastikan untuk menyediakan kotak pasir cadangan agar hewan peliharaan Anda tidak buang air sembarangan.

5. Letakkan Pasir Kucing di Tempat Strategis

Upayakan untuk meletakkan kotak pasir kucing berdekatan dengan ventilasi, atau di sebelah kamar mandi. Hal ini bertujuan agar bau kotoran kucing tidak tercium oleh satu ruangan rumah, dan membersihkannya juga menjadi lebih mudah.

6. Gunakan Soda Kue pada Pasir Kucing

Taburkan sedikit soda kue pada wadah sebelum Anda menuangkan pasir ke dalamnya.

Soda kue dapat mengurangi bau kotoran kucing, tanpa membuat hewan peliharaan Anda merasa tidak nyaman.

Jangan sesekali menyemprotkan parfum atau wewangian lainnya ke pasir kucing, karena akan membuat hewan peliharaan Anda enggan buang air di lokasi tersebut.

7. Gunakan Pembersih Enzimatik

Kucing Anda tidak sengaja buang air pada karpet atau lantai? Jangan tunda, segera gunakan pembersih enzimatik untuk membersihkan sekaligus menghilangkan baunya.

Cegah bahaya bau kotoran kucing dengan menjaga kebersihan hewan peliharaan Anda, termasuk kandang dan lingkungan tempatnya hidup. Jangan lupa juga untuk mengajak kucing kesayangan ke dokter hewan agar bisa mendapatkan perawatan kesehatan secara berkala.

Pakai Kutus Kutus yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, minyak herbal alami yang banyak manfaatnya, klik disini untuk pemesanan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *