Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian

Sedang Biduran? Berikut Fakta Seputar Biduran

Kutus Kutus – Biduran merupakan kondisi kulit yang terdapat bentol-bentol merah yang dapat menyebar di permukaan kulit sehingga menimbulkan gejala gatal-gatal. Dalam bahasa medis, istilah biduran disebut dengan urtikaria. Awalnya gejala biduran sering kali tidak terasa, namun kita menyadarinya ketika sudah merasakan gatal yang cukup hebat. Umumnya biduran sering muncul di sekitar permukaan kulit yang umum seperti kaki, tangan, bahkan wajah sehingga kemunculannya sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak sekali aktivitas yang tidak bisa kita lakukan ketika sedang biduran, contohnya saja keluar rumah. Keluar rumah sering kali akan memperburuk kondisi biduran kita.

Hampir semua orang pernah merasakan kondisi ini, baik muda maupun tua. Karena itu, banyak sekali beredar fakta dan mitos tentang biduran ini. Nah, fakta apa saja yang berkaitan dengan biduran? Yuk, simak informasinya berikut ini.

1. Kondisi cuaca

Mungkin beberapa dari kamu telah menyadari bahwa keberadaan biduran seringkali disebabkan oleh efek dari udara dingin. Namun, ternyata bukan hanya itu saja lho! Faktor dari cuaca seperti udara, serbuk sari yang terbawa angin, paparan sinar matahari langsung, dan angin kencang pun dapat menjadi salah satu penyebab umumnya. Oleh sebab itu, kita perlu lebih berhati-hati dengan perubahan cuaca.

Ketika kamu sedang mengalami biduran, usahakan untuk mengurngi aktivitas di luar rumah agar biduranmu tidak semakin parah. Selain itu, jika suhu udara sedang dingin, gunakan baju atau jaket yang tebal, yang dapat menlindungi tubuhmu dari suhu dingin tersebut.

2. Produksi keringat berlebih

Apabila kita mengatakan bahwa keringat merupakan salah satu faktor mengapa tubuh seringkali merasa gatal, hal itu bisa saja terjadi. Namun, perlu diperhatikan bahwa keringat mampu memicu tubuh memproduksi asetilkolin yang merupakan zat kimia dan berfungsi untuk menghambat pemecahan sel kulit. Oleh sebab itu, zat kimia ini dapat memicu iritasi dan ruam. Menjaga kebersihan tubuh tentu saja menjadi aspek terpenting ya. 

3. Jangan menggaruk

Dalam merespon rasa gatal, seringkali kita memilih untuk menggaruk permukaan kulit yang bentol. Namun, hal tersebut justru tidak boleh dilakukan karena dikhawatirkan akan menimbulkan luka atau lecet pada bagian bentol tersebut. Bahkan, biduran dapat menyebar melalui garukan-garukan yang kamu lakukan. Biduran ringan biasanya akan sembuh dengan sendirinya atau kamu dapat menggunakan meminum obat dan menghindari sebabnya. Konsultasikan ke dokter apabila biduran terjadi secara berulang dalam waktu yang lama. 

4. Stress dapat menjadi pemicu

Jika kita hanya melihat faktor eksternal dari biduran, maka ternyata faktor internal dari biduran juga dapat disebabkan karena stress. Meski terdengar sepele, namun stress tentu saja dapat menjadi ancaman serius bagi beberapa penyakit. Hindari stress untuk mencegah terjadinya biduran yang mana dapat menjadi salah satu faktor pemicunya.

5. Mitos mengenai beberapa jenis makanan pemicu gatal

Meskipun ada banyak sekali aspek yang mempengaruhi terjadinya biduran pada permukaan kulit, namun seringkali hal ini juga disangkut pautkan dengan makanan yang dikonsumsi. Umumnya banyak orang yang menyarankan untuk menghindari konsumsi kacang-kacangan, makanan laut, cokelat, dan telur karena dipercaya memicu gatal. Meski begitu, namun hal tersebut tetap saja tergantung kepada sistem kekebalan tubuh masing-masing. Jika ingin mengonsumsi makanan yang dianggap memicu gatal, makanlah sewajarnya, jangan berlebihan. Tetaplah mengonsumsi makanan yang bergizi.

Nah, demikian informasi mengenai biduran. Dengan informasi tersebut, semoga kamu lebih berhati-hati dan tetap menjaga kebersihan diri. 

Untuk mengurangi gejala biduran, pakai Kutus Kutus yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, minyak herbal alami yang banyak manfaatnya, klik disini untuk pemesanan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *