Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian
Obat Herbal dan Beragam Manfaat serta Efek Samping Penggunaannya

Obat Herbal dan Beragam Manfaat serta Efek Samping Penggunaannya

Kutus Kutus – Obat herbal berasal dari tumbuhan yang berpotensi mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Simak manfaat dan efek sampingnya di sini.

Siapa yang tak kenal obat herbal? Obat yang terbuat dari bahan alami ini sudah sejak lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit.

Sebelum memutuskan menggunakan obat herbal untuk kesehatan, ada baiknya Anda menyimak beberapa informasi tentang obat herbal berikut ini.

Herbal adalah tanaman atau bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan atau terapi.

Obat herbal adalah jenis suplemen makanan yang terbuat dari bahan alami yang digunakan untuk mempertahankan atau meningkatkan kesehatan tubuh.

Obat herbal dijual dalam berbagai bentuk, seperti tablet, kapsul, serbuk, teh, ekstrak, tanaman segar, dan tanaman kering. Penggunaannya pun bisa dalam berbagai cara, seperti diminum langsung, diseduh, diaplikasikan ke kulit, atau dicampurkan ke air saat mandi.

Di Indonesia sendiri, BPOM telah menetapkan aturan agar obat tradisional atau obat herbal tidak dibuat dalam bentuk sediaan tetes mata, intravaginal (obat yang diberikan melalui vagina), parenteral (obat yang diberikan melalui pembuluh darah), dan suppositoria (obat yang diberikan melalui lubang anus) kecuali untuk mengatasi wasir.

Manfaat obat herbal

Obat herbal terbuat dari tumbuhan yang mengandung berbagai kandungan senyawa fitokimia. Kandungan inilah yang membuat herbal berpotensi mempertahankan dan meningkatkan kesehatan tubuh.

Pada dasarnya, obat-obatan alami bertujuan mengembalikan tubuh ke kondisi keseimbangan alami sehingga dapat menyembuhkan dirinya sendiri. Kandungan tumbuhan pada obat herbal yang berbeda, bekerja pada sistem tubuh yang berbeda pula.

Berikut ini beberapa contoh obat herbal yang populer beserta manfaatnya dalam pengobatan tradisional:

Bawang putih, bermanfaat untuk mengurangi risiko penyakit jantung, menurunkan kolesterol, serta memiliki sifat antivirus dan antibiotik yang mampu melawan infeksi, seperti sinus dan pilek

Jahe, bermanfaat untuk mengatasi mual terutama pada ibu hamil dengan morning sickness atau mabuk perjalanan, meningkatkan daya tahan tubuh, mengatasi peradangan, dan melegakan pernapasan

Ginkgo biloba, bermanfaat untuk mengatasi sirkulasi darah yang buruk dan telinga berdenging (tinnitus), serta meningkatkan kesehatan otak

Ginseng, bermanfaat untuk mengobati kelelahan, membantu proses pemulihan setelah sakit, serta mengurangi tekanan darah tinggi dan kolesterol.

Baca juga : Manfaat Teh Pu Erh

Efek samping obat herbal

Banyak orang percaya bahwa produk dengan label “alami” selalu aman dan baik untuk kesehatan. Padahal ini belum tentu benar.

Tidak semua obat herbal melalui pengujian klinis. Beberapa jenis herbal seperti comfrey atau ephedra justru dapat menyebabkan kerusakan serius. Bahkan, beberapa jenis obat herbal bisa berinteraksi negatif terhadap obat medis yang dijual bebas tanpa resep dokter. 

Dikutip dari Mayo Clinic, suplemen herbal pada umumnya belum menerima pengawasan ilmiah dan tidak diatur secara ketat sebagaimana obat-obatan medis.

Beberapa kemungkinan efek samping yang timbul dari pengobatan herbal antara lain:

Reaksi alergi

Ruam kulit

Asma

Sakit kepala

Mual

Muntah

Diare

Cara aman minum obat herbal

Mengingat adanya risiko efek samping yang timbul, John Hopkins Medicine menyarankan beberapa cara minum obat herbal yang aman, yaitu:

Pastikan Anda mengetahui kandungan dalam obat-obatan herbal beserta keamanan dan manfaatnya. Anda bisa berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya, terutama ketika Anda sedang dalam pengobatan dari dokter.

Ikuti aturan pakai sesuai dengan petunjuk pada kemasan. Hindari konsumsi obat herbal melebihi dosis yang dianjurkan. Cari tahu juga informasi mengenai siapa saja yang tidak diperbolehkan mengonsumsi atau menggunakan obat tersebut.

Hubungi profesional atau ahli seperti dokter naturopati atau herbalist yang terlatih dan berlisensi.

Perhatikan adanya efek samping setelah penggunaan obat herbal. Jika timbul gejala seperti pusing, mual, atau sakit perut, hentikan pemakaian.

Waspadai juga ada atau tidaknya reaksi alergi setelah menggunakan atau mengonsumsi obat herbal. Pasalnya, reaksi alergi bisa saja menyebabkan seseorang kesulitan bernapas.

Pastikan bahwa produk herbal yang Anda gunakan berasal dari produsen yang kredibel dan memiliki izin BPOM.

Jangan lupa gunakan minyak herbal Kutus Kutus setiap hari, pesan segera disini !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *