Chinese (Simplified)EnglishFrenchGermanIndonesian

Khasiat Jambu Biji Mengatasi Demam Berdarah

Kutus Kutus – Pergantian cuaca yang ekstrim akhir – akhir ini dari panas menuju hujan atau sebaliknya merupakan tanda datangnya musim pancaroba. Maka saat inilah, nyamuk Aedes aegypti dapat dengan bebas berkembang biak dengan mendiami tempat-tempat tidak terawat atau kumuh, terutama pada kubangan air. Nyamuk Aedes aegypti sangat berbahaya sebagai penyebab utama penyakit demam berdarah.

Aktivitas di keseharian di rumah bagi ibu rumah tangga, seperti membersihkan rumah, mengurus anak, atau menghidangkan masakan favorit bagi keluarga, sering kali membuat kewalahan. Hal ini tentu saja membutuhkan kondisi kesehatan yang prima. Akan tetapi, tinggal di negara beriklim tropis dengan curah hujan tinggi yang sering membuat lingkungan di sekitar menjadi tergenangi air dapat menjadi hambatan.

Mewaspadai Gejala-gejala Demam Berdarah

Kalau tidak segera dilakukan tindakan pencegahan, genangan air akan memberi peluang nyamuk Aedes aegypti berkembang biak. Gigitan nyamuk Aedes aegypti berisiko tinggi menularkan virus demam kepada manusia.

Penderita yang terinfeksi virus demam ringan biasanya ditandai dengan gejala bintik-bintik di sekujur tubuh, demam tinggi hingga mencapai 41 derajat Celcius, termasuk nyeri otot dan sendi. Gejala-gejala demam demam sudah dapat terlihat sejak awal. Pada tahap berikutnya, gejala akan mereda dan kondisi pun membaik dalam beberapa hari.

Namun berbeda pasalnya jika sebagian kondisi yang lebih parah, ternyata bukannya sembuh, justru menjadi makin parah dalam beberapa minggu ke depan, menandakan penderita mengalami kondisi demam berdarah berat. Gejala demam berdarah dalam kondisi yang makin parah dapat menyebabkan pendarahan pada mulut dan hidung, muntah, sakit perut, dan gangguan pada jantung, hati, dan paru-paru.

Untuk menangani penyakit DBD, dokter pada umumnya akan menganjurkan pasien untuk menjalani terapi simptomatis yang bertujuan mengurangi gejala dan terapi rehidrasi. Terapi rehidrasi ini dilakukan dengan memberi pasien banyak cairan atau air putih yang diiringi dengan menjalani istirahat panjang. Tujuannya, menghindari dehidrasi atau kehabisan cairan di dalam tubuh pasien DBD.

Vitamin C dari Jambu biji  Mampu Memperkuat Imunitas Tubuh

Saat telah sembuh dari demam berdarah, para ibu tentunya harus memelihara kondisi tubuh agar bisa menyelesaikan pekerjaan baik rumah tangga maupun kantor. Oleh karena itu, diperlukan nutrisi yang tepat dan seimbang untuk menjaga tubuh tetap sehat dan fit. Khasiat ini dapat diperoleh melalui kandungan vitamin C. Vitamin C atau dikenal dengan asam askorbat memiliki sejumlah khasiat untuk menyembuhkan luka dan membantu tubuh dalam memproduksi sel darah merah.

Walau demikian, vitamin C tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh manusia. Terlebih lagi, tingkat asam askorbat di dalam tubuh manusia akan menurun seiring bertambahnya usia. Untuk itu khususnya Anda sebagai ibu rumah tangga, dianjurkan untuk memasok asupan vitamin C dari konsumsi sayur-sayuran dan buah-buahan. Salah satu cara yang praktis dan mudah dapat diperoleh dari khasiat Jambu biji.

Jambu biji  merupakan pilihan tepat untuk mengembalikan kondisi tubuh yang melemah akibat penyakit demam berdarah. Jambu biji merupakan kategori buah tropis yang bisa dikonsumsi dalam berbagai bentuk penyajian. Selain sebagai sumber vitamin C, buah ini mengandung banyak serat yang baik bagi tubuh juga.

Anda boleh memakan buahnya langsung saat masih segar atau ketika telah diolah sebagai minuman jus. Tidak hanya daging buahnya, akan tetapi sari daun Jambu biji dipercaya berkhasiat untuk meningkatkan produksi trombosit darah yang kadarnya sempat menurun akibat demam berdarah. Adapun air rebusan daun Jambu biji mengandung quercetin atau senyawa flavonoid yang tersebar di alam, selain dipercaya berkhasiat menghambat pembentukan virus penyebab demam.

Pakai Kutus Kutus yang sudah teruji dan terbukti khasiatnya, minyak herbal alami yang banyak manfaatnya, klik disini untuk pemesanan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Need Help? Chat with us